Penyebab Mata Menjadi Minus

Penyebab Mata Menjadi Minus

Penyebab Mata Menjadi Minus

Penyebab Mata Menjadi Minus — Mata minus bukanlah penyakit yang muncul dengan tiba2. Ada beberapa sebab yang membuat mata menjadi minus sehingga tidak bisa melihat jelas benda yang jauh. Diantaranya :

  1. Faktor genetika
    Jika kita memiliki riwayat keluarga yang menderita mata minus, maka besa kemungkinan akan diturunkan kepada kita. Faktor genetik hanya meningkatkan resiko terkena penyakit yang sama, namun tetap bisa dicegah bila melakukan pola hidup yang sehat.
  2. Pola makan tidak sehat
    Mata kita memerlukan nutrisi yang cukup agar kesehatan sel dan syaraf selalu terjaga. Gizi yang sangat diperlukan oleh mata meliputi Vitamin A yang biasanya terdapat pada wortel. Jika mata kekurangan vitamin A, maka resiko terkena rabun jauh atau mata minus menjadi semakin besar.
  3. Pola hidup tidak sehat
    Diera sekarang, informasi menjadi raja. Siapa yang memiliki informasi paling banyak, maka dialah yan akan menguasai dunia. Saat ini, semua informasi begitu mudah diperoleh terutama dari media elektronik seperti HP, TV dan Internet. Karena inilah, orang tidak bisa terlepas dari pancaran cahaya yang dihasilkan media elektronik seperti HP dan TV. Pancaran cahaya pada mata, dalam jangka waktu yang lama akan menurunkan fungsi penglihatan dan megakibatkan mata minus.
  4. Kurang tidur
    Tidur adalah istirahat yang perlu kita lakukan minimal 8 jam / hari. Setelah lama bekerja didepan layar komputer, mata akan terasa sangat lelah. Jangan dipaksakan! Istirahat dan tidurlah untuk menghindari mata menjadi minus

Bila anda mengalami mata minus, bisa anda atasi dengan menggunakan produk herbal yang dapat mengatasi mata minus dengan cepat. silakan klikcara mengatasi mata minus

Penyebab Mata Menjadi Minus

12 Jenis Penyakit Mata Yang sering Dialami

12 Jenis Penyakit Mata Yang sering Dialami

12 Jenis Penyakit Mata Yang sering Dialami

12 Jenis Penyakit Mata Yang sering Dialami — Penyakit mata bisa terjadi kepada siapa saja. baik pria maupun wanita, dan bisa menyerang pada semua usia termasuk balita dan anak-anak. banyak faktor yang menjadi penyebabnya, terutama diakibatkan infeksi virus, bakteri dan alergi. Penyakit mata bisa saja ditularkan bila disebabkan oleh virus atau bakteri, sedangkan penyakit mata yang terjadi akibat alergi tidak dapat menular. Cara penanganan dan pencegahannya sangat beragam tergantung penyebabnya. Berikut 11 Jenis Penyakit Mata Yang sering Dialami manusia :

  1. Miopi
    Miopi (rabun jauh) yaitu kondisi dimana mata tidak bisa melihat jelas benda yang berjarak jauh dan kecil, sepertti tulisan. Bisa dialami semua orang tidak terkecuali anak-anak atau kaum pelajar. Bahkan rata-rata miopi lebih banyak diderita oleh anak remaja. Penyebabnya diakibatkan karena pola hidup modern, seperti maniak gadget, maniak game atau terlalu sering membaca tulisan dibawah lampu yang redup. Danpat dibantu dengan kacamata berlensa cekung
  2. Hyperopia
    Rabun dekat, disebut juga dengan hyperopia, sering dikaitkan sebagai masalah pembiasan. Mata akan menjadi mudah lelah jika mengalami rabun dekat. Mata akan kehilangan fungsinya ketika melihat benda yang bejarak dekat dengan mata. dapat dibantu dengan menggunakan kacamata berlensa cembung
  3. Presbiopi
    Presbiopi adalah kondisi mata yang tidak bisa dengan jelas melihat benda yang berjarak dekat ataupun jauh. Biasanya terjadi pada kaum lansia yang diakibatkan faktor usia. Bisa dibantu dengan menggunakan kacamata lensa rangkap.
  4. Buta warna
    Buta warna adalah suatu kondisi dimana mata seseorang tidak bisa membedakan warna secara jelas. Biasanya warna yang tampak dalam pandangannya adalah hitam, abu2 dan putih. Biasanya disebabkan karena faktor genetik, sehingga orang dengan riwayat keluarga buta warna sangat beresiko terkena penyakit buta warna.
  5. Katarak
    Katarak adalah suatu penyakit yang membuat lensa mata menjadi buram karena penebalan. Terjadi pada orang yang telah lanjut usia. Astigmatis = ketidakaturan lengkung – lengkung permukaan bias mata yang berakibat cahaya tidak fokus pada satu titik retina(bintik kuning). Dapat dibantu dengan kacamata slinder/Operasi refraktif.
  6. Rabun senja
    Rabun senja adalah penyakit pada mata yang disebabkan karena kurangnya asupan Vitamin A. gejalanya dapat terlihat ketika mata tidak mam[u secara jelas melihat benda pada waktu sore menjelang malam. sore
  7. Konjungtivitis 
    Merupakan penyakit mata yang bisa menular. Terjadi akibat iritasi atau peradangan akibat infeksi di bagian selaput yang melapisi mata. Gejalanya mata menjadi merah, berarir, terasa perih, gatal, penglihatan menjadi sedikit kabur, dan keluar kotoran. Penyakit ini bisa terjadi selama berbulan-bulan bila tidak ditangani dengan cepat dan tepat. Beberapa faktor penyebabnya adalah infeksi virus, bakteri debu, serbuk, angin, asap atau material mikro lainnya. Bila anda mengalami konjungtivis, penangan yang bisa anda lakukan adalah dengan mengkompres mata menggunakan air hangat. Gunakan obat tetes matma sesuai anjuran dokter. Yang terpenting selalu jaga kebersiha lingkungan dan tangan, jangan pernah menggisik mata ketika tangan dalam keadaan. Serta jauhi orang yang memiliki penyakit yang sama
  8. Trakoma
    Termasuk penyakit mata yang bisa menular. Terjadi karena adanya Infeksi pada mata yang diakibatkan oleh bakteri Chlamydia trachomatis yang terdapat pada lingkungan kotor atau bersanitasi buruk. Penyakit ini lebih sering menyerang anak-anak, terutama negara berkembang. Gejala yan timbul diantaranya : mata menjadi merah, mengeluarkan kotoran, pembengkakan kelopak mata dan kelenjar getah bening serta kornea terlihat agak keruh. Penyakit ini harus segera ditangani karena bisa menyebabkan pembentukan jaringan parut pada kornea sehingga menebabkan bulu mata melipat kedalam dan terjadi gangguan pengliahtan. Penanganan terbaik adalah denga mengnjungi dokter spesialis mata dan menanyakan beberapa hal yang harus dihindari dan dianjurkan
  9. Keratokonjungtivitas Vernalis (KV)
    Penyakit iritasi/peradangan pada bagian kornea karena disebabkan alergi sehingga menimbulkan rasa sakit. KV merupakan peradangan yang berulang atau musimam dan cenderung kambuh kapan saja, khususnya di musim panas. Memiliki gejala mata merah, berair, kelopak mata bengkak, gatal, dan adanya kotoran mata. Untuk penanganannya jangan menggosol atau menyentuh mata, karena dapat memperparah iritasi. Kompres mata menggunakan air hangat. Langkah terakhirnya yaitu berkunjung ke dokter spesialis mata untuk dilakukan penanganan lebih lanjut.
  10. Endoftalmitis
    Terjadi karena Infeksi pada lapisan mata bagian dalam sehingga bola mata bernanah. Infeksi ini tergolong cukup berat sehingga harus dilakukan penanganan yang cepat dan tepat untuk menghindari kebutaan permanen.Gejalanya mata merah, terasa nyeri bahkan sampai mengalami gangguan penglihatan. Penyebab biasanya karena mata tertusuk oleh benda yang kotor. Segera bawa ke dokter spesialis mata agar dilakukan pembedahan untuk mengeluarkan nanah yang ada dibola mata.
  11. Ulkus Kornea (UK)
    Infeksi pada kornea (selaput bening) bagian luar yang terjadi akibat jamur, virus, protozoa, atau beberapa jenis bakteri seperti stafilokokus, pseudomonas atau pneumokukus. Biasanya diawali karena kelilipan atau tertusuk benda kotor. Ketika penyakit ini memburuk dapat menyebabkan komplikasi infeksi di bagian kornea yang lebih dalam, perforasi kornea (terjadi lubang), kelainan letak iris (Selaput pelangi) dan kerusakan mata. Menimbulkan gejala seperti mata merah, mata terasa gatal, berair, bola mata terasa nyeri, muncul kotoran mata di pojok mata, peka terhadap cahaya, terdapat bintik nanah warna kuning keputihan pada bagian kornea, dan gangguan penglihatan. Sebaiknya, dilakukan penanganan ke ahli mata utnuk diberikan obat. Bila kondisinya parah mungkin saja akan dilakukan pembenahan untuk mencegah kerusakan penglihatan.
  12. Degenerasi Makula
    Pada orang lanjut usia diatas 65 th, kebutaan mungkin saja terjadi. Hal ini diakibatkan karena degenerasi mkula yang dapat merusak fungsi penglihatan Makula adalah bagian dari retina yang berfungsi untuk mengatur fokus pandangan. Selain usia, degenerasi makula bisa disebabkan diabetes, merokok, obesitas, dan hipertensi. Degenerasi makula bisa dicegah dengan banyak mengkonsumsi makanan yang kaua kandungan lutein dan zeaxanthin yang terdapat pada daun pepaya, bayam, kol. Kuning telur, alpukat, kacang pistachio, kiwi, anggur dll. Untuk menghambat perkembangannya bisa dengan cara banyak mengkonsumsi minyak ikan omega-3

12 Jenis Penyakit Mata Yang sering Dialami